Posted by: cindellinastory on: February 2, 2010
Wuaaahhhh udah lama banget nih saya ga posting..
) Sebetulnya, sering banget nengok blog ini.. tapi paling2 yang ditengok blog stats-nya. Kadang-kadang suka bikin penasaran aja ngeliat daftar googlingan orang-orang sebelum akhirnya nemplok ke blog saya ini. Wihihih.. asik, asik. Tapi sejauh ini belum ada yang ketauan googling nama saya.. wehehe kalopun ada, itu pasti saya.
Saya ga ngerti nih mau nulis apa di sini…
Kabar saya baik, alhamdulillah. Tapi lagi pusing mikirin skripsi saya yang belum jelas topiknya… Sampe kebawa mimpi. Kadang mimpi ngomongin skripsi sama Bu Ani, dan.. anehnya, semua yang ada di dalam mimpi itu emang hal-hal yang ingin saya omongin ke beliau. Euh… itu kayaknya ga aneh ya.. Kata orang, mimpi itu kan memang terbentuk dari imajinasi kita + kenyataan.
Delin, delin, memang kamu mau buat skripsi apaan sih? “Skripsi tentang mimpi saya selama ini.. “
Memang kamu punya mimpi? “.. Hmm, sepertinya sih iya. Does everybody have it?”
Seperti apa rasanya punya mimpi? “Seperti punya sekumpulan imajinasi indah yang bahkan memikirkannya saja kamu udah senang, apalagi mewujudkannya..
“
Apakah semua mimpi bisa terwujud? “Bisa, bisa. Tapi kalo saya sih mengkategorikan mimpi saya jadi dua: ada yang pasti bisa diwujudin dan ada juga yang nggak.. misalnya, mimpi duet sama Michael Jackson, well.. dia udah meninggal kan.. Lagian, kalopun MJ belum meninggal, saya sih sadar diri.. suara saya jelek begini… sekalinya nyanyi lagu pop mellow, dikira lagi ngerap sama mama saya. Saking ga bernadanya..
Adakah mimpimu yang pasti terwujud, dan ternyata gagal diwujudkan? “Ada… banyak. Tapi ada satu mimpi besar saya, yang saya mimpiin sejak SD kelas 2. Saya pengen jadi arsitek/desainer, tapi …. lulus SMA, saya malah nyangkut di Gizi.
Kenapa mimpi itu tidak kamu perjuangkan, delin? “Ya.. karena, saya tidak menanggapi dengan serius mimpi-mimpi saya itu. Saya pikir, saya bisa mewujudkannya suatu saat nanti. Tapi, TOLONG JANGAN PERNAH PERCAYA BAHWA KAMU BISA MENUNDA UNTUK MEWUJUDKAN MIMPIMU. Saat ini juga, perjuangkan. kalo ga, ya kayak saya ini.. menyesal seumur hidup. Hehehe.. dramatis.. tapi emang kenyataannya begitu.. dan gawatnya lagi saya sempat berpikir supaya anak saya nanti aja yang saya suruh jadi arsitek. Nah, kan, ibu macam apa saya kalau sampai memaksakan obsesinya pada anaknya? (Doh.. nikah aja blom..)
Saya pernah dapet kata-kata bagus.. tapi saya lupa dapet darimana: “Mimpi yang tidak kau perjuangkan, akan menghantui seumur hidupmu”
Hehe.. serem kan.. ayo, ayo makanya, kalo punya mimpi segera usahakan. Jangan tunggu nanti-nanti.. jangan peduliin hambatan-hambatan yang ada.. Tabrak aja, bang! Karna, mimpi itu kan cuma kita sendiri yang ngerasain.. and only you who’s living with your dreams.. Not anyone else.
Only you who know how it feels when your dreams get failed.
Oh ya, ngomong-ngomong, ini kan hidup saya. Kenapa saya harus ngerasa udah ga mungkin ngewujudin mimpi saya hanya karna saya ambil mayor gizi? HEm.. baik, baik,… saya dibekali akal.. Saya akalin aja mimpi saya… apa ya… Gimana kalau… saya nanti jadi ahli media pendidikan gizi aja? hwahahahaha… jadi saya bisa combine hobi menggambar saya + ilmu gizi yang udah saya dapetin di kuliah?.. sounds great. Hwahahahaha … betul, betul, ide bagus..
Ahhaha.. mimpi lagi saya…
Dan kali ini, rasanya saya ga akan rela melepaskannya.
Tapi jangan cuma dipegang aja, del, diperjuangin juga…
“Iya, bos.. “
d/e
Posted by: cindellinastory on: December 19, 2009
I don’t know, what makes this really important so I have to write something about it in my own blog.
Tapi yang pasti, kisruhnya berita-berita infotainment yang seolah menyudutkan Luna Maya bikin saya jadi kepengen nulis aja… Ngomong-ngomong, aku suka Luna Maya. Dan aku juga suka nonton infotainment… jadi tulisan saya ini untuk ngebelain dua-duanya.. hehe.
Kayaknya, saya ga perlu lagi ya menceritakan kembali apa yang terjadi saat ini antara Luna Maya dan wartawan infotainment.. Bagi yang belum tahu, googling aja yah sendiri…
Kalo yang saya lihat dari rekamannya sih.. menurut saya yang salah itu bukan cuma Luna Maya, bukan juga cuma wartawannya, tapi ya dua-duanya. Pertama, dari pihak wartawannya sendiri.. yang bener aja lah itu Luna Maya lagi gendong anak kecil masa terus dipaksa wawancara sampe anaknya kepentok-pentok (kata Luna Maya gitu)… Harusnya wartawan lebih friendly.. lebih.. ngertiin juga kondisi Luna yang saat itu sedang berusaha keras melindungi si anak dari kejadian-kejadian yang bisa membahayakan anaknya itu.. kebayang kan anak kecil dikerubutin wartawan yang penuh dengan benda beratnya, ya kamera, ya mikrofon.. apalagi kalo si anak sampe keinjek-injek. Jadi, ketika wartawan terus memaksa Luna untuk wawancara, jelas aja kan Lunanya marah… dan sampe bersambung ke twitter itu emosinya… Tapi, bukan berarti Luna juga berhak mengatakan bahwa profesi wartawan lebih hina dari pelacur dan pembunuh.. itu juga ga bisa dibenerin, meskipun kita semarah apapun.. Apalagi sampe dipublish di twitter. I don’t agree with this.
Emang sih, kadang kalau kita marah, apapun bisa keluar dari mulut kita.. bahkan hal-hal yang sebenernya saat kita udah mereda kita jadi nyeselin perkataan-perkataan kita itu.. Jadi, ya.. jangan pernah dianggep omongan orang saat dia marah.. dan jangan ngomong macem-macem saat kita lagi marah..
Ayo, ini sudah tahun baru untuk umat Islam! Mari kita saling memaafkan..
Karna, dunia ini akan lebih indah rasanya….
Lebih damai…
Dengan senyum-senyum tulus yang terpancar dari wajah saya, kamu, kita, kalian, semua.
d/e
Posted by: cindellinastory on: December 18, 2009
Dua hamster pertama saya, saya kasih nama Opie dan Odie. Sayangnya, baru seminggu dibeli, Odie meninggalkan si Opie dan saya untuk selamanya. Odie ditemukan tergeletak tertimpa tangga.. dan ditemukan tak bernyawa. Bukaaannn, bukan karna tangga itu Odie mati. Karna itu tangga ringan sekali, masa iya bisa menggencet Odie sampai mati? Hm…
Mungkin Odie mati karna sakit? Karna beberapa hari itu dia memang diem aja.. ga selincah dan segalak Opie.
Apa karna kekerasan yang sering Opie lakukan pada Odie?
Atau karna sehari sebelumnya, papa menjemur Odie dan Opie di siang bolong.. saat terik-teriknya matahari? Papa saya kira mereka butuh berjemur.. Iya betul, pa… tapi ngga di siang bolong begituu… sampai mereka engap-engapan.. huwedeww… mungkin karna itu Odie mati. Tapi kok Opie baik-baik aja ya? Hm…. Dokter hewaaannn! I need your help here.
Ya sudah, saya ikhlaaass banget Odie mati. Meskipun disayangkan skali, karna saya jatuh cinta pertama kali ya sama Odie itu.. bulunya yang warnanya coklat muda… halussss banget.. lembut… dan so lovable-lah buat saya. Odie…..
Saya sempat buat logo untuk mereka berdua, dan tadinya mau dibuat di atas bekas gagang es krim… dan di atasnya mau saya ukir nama mereka berdua.. tapi Odie udah keburu mati.. haih.. Odie.. rest in peace ya kamu di sana…
Ini logonya…. jelek sih, tapi buat Opie sama Odie bagus-bagus aja deh..
Bertahanlah lama bersama saya, Opie….
Hanya kamu satu-satunya harapanku, sayang…
Ah iya.. I should put her picture here.. Tapi si Opie itu ga pernah diem, jadi tiap kali foto ngeblurr terus..
well, selamat tahun baru Islam!
d/e
Posted by: cindellinastory on: December 3, 2009
Lagu ini….. um, bikin saya sempet trenyuh. Bikin saya berusaha keras menjaga air mata tetep ngegantung di pelupuk..
Lagu ini…. seolah mengingatkan saya… untuk sekali-sekali tertawa bersama Tuhan.
Saya ga pernah tertawa dalam komunikasi saya dengan Tuhan.
Seinget saya, kebanyakan saya ngeluh dan nangis, tapi ga pernah tertawa dengan Tuhan.
I should laugh with God .. karna kalau dipikir-pikir, bukankah banyak hal di hidup kita yang sebenernya lucu? dan pantas kita tertawakan bersama Tuhan?
” God also can be funny, del..”
Regina Spektor “Laughing with”
No one laughs at God in a hospital
No one laughs at God in a war
No one’s laughing at God
When they’re starving or freezing or so very poor
No one laughs at God
When the doctor calls after some routine tests
No one’s laughing at God
When it’s gotten real late
And their kid’s not back from the party yet
No one laughs at God
When their airplane start to uncontrollably shake
No one’s laughing at God
When they see the one they love, hand in hand with someone else
And they hope that they’re mistaken
No one laughs at God
When the cops knock on their door
And they say we got some bad news, sir
No one’s laughing at God
When there’s a famine or fire or flood
*Chorus*
But God can be funny
At a cocktail party when listening to a good God-themed joke, or
Or when the crazies say He hates us
And they get so red in the head you think they’re ‘bout to choke
God can be funny,
When told he’ll give you money if you just pray the right way
And when presented like a genie who does magic like Houdini
Or grants wishes like Jiminy Cricket and Santa Claus
God can be so hilarious
Ha ha
Ha ha
No one laughs at God in a hospital
No one laughs at God in a war
No one’s laughing at God
When they’ve lost all they’ve got
And they don’t know what for
No one laughs at God on the day they realize
That the last sight they’ll ever see is a pair of hateful eyes
No one’s laughing at God when they’re saying their goodbyes
But God can be funny
At a cocktail party when listening to a good God-themed joke, or
Or when the crazies say He hates us
And they get so red in the head you think they’re ‘bout to choke
God can be funny,
When told he’ll give you money if you just pray the right way
And when presented like a genie who does magic like Houdini
Or grants wishes like Jiminy Cricket and Santa Claus
God can be so hilarious
No one laughs at God in a hospital
No one laughs at God in a war
No one laughs at God in a hospital
No one laughs at God in a war
No one laughing at God in hospital
No one’s laughing at God in a war
No one’s laughing at God when they’re starving or freezing or so very
poor
No one’s laughing at God
No one’s laughing at God
No one’s laughing at God
We’re all laughing with God
Posted by: cindellinastory on: November 20, 2009
Setiap kali main internet, salah satu website yang wajib saya buka adalah: looklet. Asiknya looklet adalah, saya bisa bermain-main dengan fashion stuffs .. dari mulai tops, bottoms, scarves, jewellry, bags, hosiery, dan lain-lainnya .. dengan model asli manusia (bukan kartun) dan baju-baju yang asli.. jadi, saya bener-bener bisa ngeliat secara riil gimana pakaian yg saya padu padanin itu.
Di looklet, saya belajar jadi fashion stylist. Lebih asiknya, saya juga bisa punya banyak temen-temen dari berbagai negara.. bisa dapet banyak comment dari mereka tentang hasil “look” saya. Dan ga cuma itu, di looklet, ada ikon “heart” yg semakin banyak angka heartnya artinya banyak orang yang suka ngeliat hasil “look” kamu itu…
And the most interesting from looklet is…. the weekly contest-nya! Lomba mingguan ini bisa diikutin tanpa membatasi jumlah look yang dikirim.. jadi mau ratusan look yang kita masukin ga masalah… Dan pemenangnya ditentuin dari seberapa banyak heart yang kita dapet dari orang-orang yang suka dengan look kita. Jadi, jurinya bukan dari pihak looklet.. tapi dari usersnya sendiri. Pihak looklet cuma nentuin siapa aja yg jadi nominees-nya. Well, buat cewek-cewek, kayaknya asik kan mainin looklet. Nambah temen, nambah kreatifitas, dan siapa tauuu dapet hadiah kalo ikut lomba mingguannya.
Selain nambah fashion skill saya,yang saya pelajari dari looklet,… bahwa setiap orang pasti punya style of fashionnya masing-masing. Ada yg feminine, elegant, ada yang ngerooockkk abis, ada yg gayanya simple-simple casual… ada yang harajuku, ada yang nabrak-nabrak ga jelas, dan yang pasti setiap style itu unik, dan bisa ngegambarin seperti apa kita.
nice kan?
apa yang saya bikin di looklet kadang bukan style keseharian saya. Saya lebih banyak explore macem2 kalau di looklet.. anggaplah ini pelampiasan saya..:D seandainya aja saya punya baju sebanyak itu di looklet.. hehe. Sehari-hari.. saya suka pakai yang simpel simpel aja… jeans.. kaos… dannn sepatu kets. .. dan tas ransel/ selempang biasa.. kerudung pun pakai yang instan: rabbani (kalian pasti ga percaya kalau saya selalu demam dan sakit kepala saat pakai kerudung segiempat yg perlu dipeniti-peniti baru bisa rapih). Sebagian orang ada yang complain dengan gaya berpakaian saya… sebagian ada yang biasa-biasa aja… ada yang mengerti dengan baik kalau setiap orang punya gayanya masing-masing.
Saya cuma.. pingin… berpakaian dengan nyaman. Itu aja. Saya nyaman pakai sepatu kets, yang kalau saya mau bertingkah-tingkah itu sepatu ga akan lepas dari tempat seharusnya… yang kalau saya mau jalan berkilo-kilo meter, kaki saya ga akan lecet dibuatnya… yang kalau saya turun atau naik tangga… itu sepatu ga akan membuat kericuhan dengan suara petak petoknya. Itu aja kok, dan satu lagi.. yang jika saya berlari, sepatu itu ga akan menghambat atau menyulitkan saya.
Saya nyaman dengan tas ransel… yang kalau saya mau bawa barang-barang banyak saya ga perlu ngerasa pegel dibuatnya.. yang kalau saya mau bawa laptop saya ga perlu nenteng-nenteng lagi… yang kalau saya mau bawa bekal saya ga perlu khawatir naronya dimana …
Hihihihi. Eh iya ini sebagian look yang saya buat di looklet… yang paling paling bisa menggambarkan gaya berpakaian saya sehari-hari… yang I wouldn’t mind to wear this outfits..
take a look..
Posted by: cindellinastory on: November 19, 2009
Hihihihihi…. ini postingan ga penting lainnya.
saya masih suka ketawa sendiri.. kalo inget kejadian kemarin…. waktu mau beli makan sama Defur ke cilangkap. Waktu mau berangkat, saya bilang ke adik saya kalau saya mau nyobain naik motornya.. sampe jembatan ijo aja. Adik saya sih oke oke aja… ga kayak kakak saya yang masih takut kalo saya bakal nyebur ke kali di depan rumah kami… well…. ternyata, ketakutan kakak saya itu nyaris aja terjadi.
Sebenernya, saya udah lumayan bisa naik motor.. meskipun belum terlalu stabil… ngerem ngegasnya suka-suka saya banget… ga enak deh pokoknya. Nah sejak kakak saya itu takut-takut gimanaaaa kalo saya bakal ngegas poll sampe nyebur ke kali… saya jadi ngerasa takut juga. Iya juga ya…. kalo sampe ngegasnya ga kekontrol… bisa terjun bebas saya ke kali depan rumah..
Nah, waktu mau berangkat ke cilangkap itu,… saya udah pegang kendali nih, sementara adik saya di boncengan belakang.. Oke deh, bos, sip, gas. Yak…. Huaaa.. ternyata saya ngambil gasnya masih agak kenceng, trus saya malah jadi kagok karna gasnya ga sepelan perkiraan saya… sudahlah itu, saya oleng ke kanan-kiri.. dan belum nyampe dua meter…. motor kami melaju keeee kaliiiiii… tidakkkk… itu beneran motor kok jadi ke arah kali gitu…. dan dalam keadaan panik saya ngerem dan gusrak! … jatoh. Nyusruk deh tuh motor ke pinggir kali…. untungnya kami jatoh di atas tumbuhan-tumbuhan gitu.. nyaris itu 60 cm lagi udah jurang kali… doh… horor banget ya…
Adik saya di belakang sempet teriak panik juga.. “Eh, eh, mau kemana lu, mau kemana????” waktu motor saya tiba-tiba mengarah ke kali… hehehehe.
Kaki saya lecet yang sebelah kanan. Tapi saya sama Defur malah ketawa-ketawa aja… Kata adik saya, ya ampun, belum juga satu meter udah jatoh…
adik saya bersyukur motornya ga lecet…. . Jadi itu untung-untungan aja deh, kalo sampe saya ngeremnya telat, entahlah apa kabar itu saya, motor mama, dan defur sekarang.
Sekarang saya jadi parno sendiri. Pagi itu, mama nanya, “Delin, ayo mau nganterin mama ga naik motor?” hwehehe.. saya cuma bisa cengengesan, “Mama mau nyusruk ke kali??”… dan waktu saya ceritain kejadian kemarin, mama cuma bisa ketawa….
jadi, amat sangat beralasanlah ketakutan Wendy bahwa saya akan terjun ke kali.
Karna itu hampir terjadi.
Sekarang, kalo keinget itu.. masih suka ketawa-ketawa sendiri… aneh banget itu kemarin.. berasa kayak ada magnet yang narik-narik saya supaya ke arah kali… horor (padahal mgkn saya-nya aja yg bodo ga bisa naik motor).
Posted by: cindellinastory on: November 19, 2009
Saya seneng baca buku…. tapi jelas bukan buku pelajaran atau buku2 kuliah., yang saya maksud di sini adalah novel. Kesenangan saya baca buku sempet berhibernasi… tapi akhir2 ini… saya keinget buku. Kenapa bisa? Karna ngeliat diskon gede2an di gramedia… hehe Huuuw.. ya ampun, itu novel-novel harganya 10.000.-15.000an. Gimana saya ga tergiur? rasanya waktu itu penginnn banget ngeborong semua novel-novel itu.. Novel2nya bagus-bagus… bukan novel murahan .. itu novel yang sebenernya ga pantes dikasih harga 15ribuan begitu..
kalo saya yang bikin novel itu, kira-kira bakal sakit hati ga ya ngeliat buku saya diobral-obral ..
Sebelum beli banyak buku itu, saya sempet mikir. Kayaknya saya emang perlu deh beli buku banyak… saya perlu menghabiskan waktu luang saya dengan baca buku… i should find another pleasure dengan yang lebih bermanfaat. Saya ga tau juga apakah novel membawa manfaat yang senyata kalau kita baca buku-buku ilmiah? Tapi kalo dipikir-pikir sih.. ada manfaatnya banget buat saya. Novel ngajarin saya banyak hal soal bermain-main dengan imajinasi… bermain-main dengan kata-kata…. dan membuat saya cukup banyak tau soal dunia yang bahkan ngga pernah saya sentuh. Saya udah lama banget, membuat diri saya menemukan kesenangan dengan jalan-jalan ke mall. Tapi, setelah dua kali kena gempa di dalem mall, dan setelah itu saya semedi mencari jawaban… kenapa, kenapa, kenapa Allah telah dua kali mengirim gempanya saat saya di mall?? Karna, pasti ada sesuatu kan yang ingin Allah ajarkan pada saya….
Saya hanya bisa membuat kesimpulan untuk diri saya sendiri. Saya ga boleh mencari kesenangan hanya dengan pergi ke mall… liat-liat tanpa arti… belanja tanpa arti dan makna buat saya pribadi… dan saat mikirin itu, kayak ada suara click di dalam kepala saya… dan saya ngeliat wajah orang-orang yang sangat saya kenal…. orang yang saat ini, mungkin saat saya berhaha-hihi di dalem mall, dia sedang membanting tulangnya untuk menafkahi keluarganya… dia sedang mencari dengan susah payah uang yang saya buang dengan begitu mudahnya…
Jadi, entah kenapa, saya benar-benar merasa tidak manusiawi.
Saya tahu, dan sangat sangat paham. Tulisan ini sungguh tidak saya maksudkan untuk kamu yang pada dasarnya suka pergi ke mall. Saya sangat menekankan hal ini: Tulisan ini dan apa-apa yang saya sampaikan di sini adalah lebih untuk diri saya sendiri. Pelajaran untuk diri saya sendiri. Saya sama sekali ga bermaksud menyuruh kamu-yg-lg-baca-ini untuk berhenti pergi ke mall. Sama sekali nggak. Setiap orang punya hak untuk nentuin kesenangan mereka sendiri, begitu pula dengan saya, dan saya sangat sangat sangat mengerti setiap pilihan yang kalian buat soal ini.
Saya akhirnya memilih untuk mencari kesenangan saya sendiri dengan membaca buku.
Dan, it works for me. Saya emang pada dasarnya suka baca buku, jadi ngehabisin waktu berjam-jam untuk buku bukan sesuatu yang membosankan buat saya. Saya senang ketika masuk ke dunia khayalnya si pengarang… ngenalin tokoh2nya… ngikutin alur ceritanya… dan akhirnya berhenti di endingnya. Dan kemudian menutup halaman terakhir buku itu dengan senyuman puas…Akhirnya… (hehehe apa sih?)
Eh. tapi ada satu buku… yang saya beli mahal-mahal: Brisingr. Ternyata malah bikin saya sebel. Itu isinya masa ya… satu tokoh bisa ngomong… ngomong doankkk… sampe satu halaman penuh! isinya cuma babblings-nya si tokoh satu itu. Trus di halaman2 berikutnya sama… Aiiiighh dan pda halaman ke 200an… saya kesel. Dan alih-alih ngelanjutin lagi, saya malah baca halaman terakhirnya…. sekalian aja deh saya pikir tau endingnya gimana. ehhhhhh di halaman terakhirnya: “Buku ini akan dilanjutkan ke buku empat”. Padahal kan eragon itu buku trilogi… itu kata si pengarangnya dulu waktu bikin buku pertamanya. Tapi, sekarang dia ngubah pernyataannnya sendiri… dengan semena-menanya.. Eragon bakal jadi tetralogi… Huuuuhhhhh… rasanya saya pengen ngembaliin buku itu ke gramedia… nuker sama novel2 lainnya aja…
Itu karna isinya membosankan, makanya saya ga rela bukunya sampe buku keempat. Kalau semisalnya JK Rowling yang bilang bahwa harry potter akan dilanjutkan ke buku 8… Olalalalalala.. Yiiihaaaa…. saya rela deh nari samba di bawah laut!!! Yang artinya, saya akan senang bangeeeetttt dan rela mengorbankan apa aja demi baca buku itu (ini kalimat lebai yah, jgn diseriusin).
Jadi, hari ini, dan hari-hari berikutnya, kalau ada waktu luang, saya mau mau mau mau baca buku!!
Kecuali kalau mau beli baju dan sepatu, atau nonton film, mau ga mau, saya harus ke mall.
Dan akhir kata dari posting kali ini….
Saya berterima kasih dan bersyukur pada Allah… Allah yang selalu mengajari saya tanpa pernah menggurui… tanpa pernah mengintimidasi… tanpa pernah membuat saya terlihat bodoh terlebih dulu… untuk mengajari banyak hal pada saya di hidup yang terlalu singkat ini.
Alhamdulillah…
Love and hug,
d/e
Posted by: cindellinastory on: November 10, 2009
Oke.. hahaha.. mengawali tulisan ini, saya mau ketawa sambil cengengesan dulu…. and make a big big grinnnn ..
Saya ga pernah nyangka bahwa ada orang-orang yang saya kenal… terlebih teman-teman dekat saya yang ternyata baca blog saya… padahal saya ga pernah promosi secara langsung.. cuma nyantumin link di profil facebook. DAN IYA! mungkin dari situ mereka tahu alamat blog saya…
Then my friends… and all of you who’s reading on this page… Tulisan ini saya persembahkan untuk kalian..
Sbenarnya posting kali ini lebih ke klarifikasi soal postingan kemarin, Senin 09 November 2009. I’d never thought that would be very sensitive… dan mengecewakan.. dan menyedihkan banyak teman-teman saya yang paling paling paling saya sayangi.. Yes, I’d never thought before since I got the short message from Desy.. and read it at 3:00 in the morning.. SMS itu berisi permintaan maaf dan full of explanation tentang kenapa dia nggak ngajakin jalan hari sabtu, dan kenapa lain-lainnya. Mendadak saya cuma bisa senyum pahit… merasa bersalah dan perlu meminta maaf yang seeeeebesar-besarnya. I am so sorry…
Saya salah… dan semakin berasa salah setelah ngedenger penjelasan dari teman cantikku itu. Dan mungkin seharusnya saya ga perlu posting macem-macem saat kepala saya ga sempet cooling down terlebih dahulu.. Saat itu saya cuma menulis apa yang saya rasakan… at that time.. at that moment… with no offense. Dan percaya deh, setelah dapet penjelasan dari teman2.. saya jadi ngerasa ga perlu banget ngerasa yg aneh2 kayak kemarin.. bener-bener ga pantes banget…
Apalagi…. setelah baca email dari deris ini….
“delin…qta ga da yg berniat buat melupakan or membuat mu sendiri… qta ga pernah bmaksud buat ga anggep delin…
delin itu salah satu sahabat qta yg benar2 qta sayang..
wajar c delin berpikir kea githu, stiap manusia pzti pernah berpikir negatif tntang suatu hal.
cm sekedar klarifikasi aja
1. waktu jalan2 hari jumat abiz p2g,, gak ada yg ngerencanain jalan koq,, gwe ja cm denger2 doank dr aim,kirain teh mank pd mw jalan, ternyata rencana itu hanya sekedar omongan yg ga da kepastian jalan pa gak.. toch pd gjd jalan koq…
2. jalan hari sabtu, itu hanya rencana desy n uli doank coz mereka mw ikut talkshow di boker,gwe, aim, n mita pun ga da yg tau, so bukan hanya delin yg gtw…
3. rencana jalan besok-besok hari, mank gwe ma aim lge ngerencanain buat jalan (traktir ultah), tdnya mw hari rabu tp lum pasti makanya lum diomongin ke kalian mua,, n kea na c jdnya rabu depan..delin hrz ikut ia…
delin, maaf ia mungkin sikap qta yg salah n gtw klo delin ngerasa ga dianggep, tp ga da maksud dr hati, qta sayang delin so ga mungkinlah qta ngelupain or ga anggep delin…
n dr gwe pribadi : gwe minta maaf ia delin klo selama ini ada sikap or perkataan gwe yg ga berkenan di hati delin, mungkin gwe ga sadar klo dah bikin delin kecewa, sakit hati or apapun lah yg jelex2.. tp satu hal yg mezti delin tw,,, gwe seneng punya temen kea kalian mua,, gwe bersyukur ditemuin ma kalian mua. n ga da sm sekali niat gwe buat bikin kalian marah, bete, kecewa or sakit hati.. tp sbenernya wajar c, kadang qta ngerasa kecewa tp just try to think positive… ![]()
oiy klo ada yg ga berkenan, bilang ja ia jgn dipendam,,buat introspeksi diri tuk menjadi yg lebih baik…
“
Deris, ini aku pakein warna tulisanmu jadi warna biru.. biar kamu seneng.. kamu kan suka warna biru, ya kan? *wing*wing* (mau nyogok deris)
I do feel so sorry………
itu sebenarnya masalah kecil yang kemudian saya gede-gedein.. seolah itu masalah besar. Seolah-olah…..kejadiannya jadi drama banget buat saya… padahal, itu masih masalah kecil yang bisa dibicarain.. bukannya dipendem terus tiba-tiba ditumpahin ke blog.. (dan untungnya ada mita yang baca—-aku tau kamu yg pertama kali baca, mit—-yang akhirnya ngasih tau desy lalu deris). I always want to be a person with so many point of views… but now, I betrayed myself. Jadi, beruntunglah si betrayer of herself ini… blognya ini… postingannya itu… ada yg baca… jadi ada yang bisa ngelurusin masalah sebenernya apa.
tahukah kamu? betapa saya sangat menyayangi kalian juga… hingga saya harus merasa sangat amat berdosa telah membuat kalian bersedih..
( bener-bener maaf …
seandainya ada kata yang lebih bisa mengungkapkan penyesalan dibandingkan kata maaf, I would use that word..
jadi, terima kasih buat teman-temanku semua… buat desy dan deris yang udah ngingetin delin… makasih untuk sudut pandangnya… makasih untuk penjelasannya… makasih untuk support dan tawa yang kalian kasih selama ini ke delin….makasih untuk seeeemuaaa-muaaaanyaaa… semoga Allah membalasnya dengan yang lebih.
dan terima kasih juga buat Dita.. yang udah menyumbang sudut pandangnya juga… Wah, saya makin kaya aja nih dengan berbagai sudut pandang… Ini lebih berharga dibanding ambulans Mercedes Atang Sanjaya.. haha..
makasih ya dita.. I do appreciate..and thankful of that…
Terima kasih semua.. yang telah membaca postingan ini. Semoga ini jadi pelajaran buat kalian… dan tentunya sudah menjadi pelajaran berharga banget buat saya…
Oiya these are some rules of friendship:
1. Kalo ada masalah, mau kecil mau gede mau ukuran medium, tetep harus diomongin.. takutnya kayak pengalaman saya ini jadi salah paham.
2. Punya unek-unek keluarin aja.. daripada jadi kanker di badan.. tuh! serem kan..
3. Jangan ngomongin temen di belakangnya… kalo yg baik2nya sih gapapa, tapi klo yg buruk2nya alangkah mulianya jika dibicarakan langsung dengan orangnya.. Kan, kalo bisa sama-sama mengkoreksi satu sama lain rasanya dunia jadi indah bangettttt… aih aih….. seperti pesan terakhir dari email deris.
Sebetulnya banyak banget yang pingin diomongin, tapi ya kok lupa ya apa… ya sudah, intinya sih udah terwakilin semua di postingan ini…
Okai, have a great day!!!!!!!!!
Posted by: cindellinastory on: November 9, 2009
Hari ini……….. keren. Dan keren menurut kamus delina, ga harus menyenangkan atau luar biasa full of fun atau apa… tapi keren berarti, ada banyak pelajaran yang saya berhasil petik di hari ini.
Saya sebenernya mulai curiga kalau hari ini akan seperti… hari dimana orang biasanya menyebutnya sebagai: b a d d a y. Ya, bad day.. sejak saya tiba2 merasa aneh saat tas saya tersangkut di pintu gerbang rumah…. dan pepohonan diam aja padahal biasanya menyapa saya….. dan bangkai tikus di depan rumah yang mengagetkan saya dengan ususnya yang keluar-keluar dilalatin.. Doooh… dan sejak kendaraan-kendaraan bermotor tidak berlaku ramah saat saya ingin menyebrang… dann… ya, sudah, beberapa hal itu yang mewakili keberangkatan saya ke kampus pagi ini. Then.. I felt…. something was wrong with this day.
Di kampus.. saya jadi mudah kesallll.. Ya, saya kesaaaallll karna teman saya ga ngajak-ngajak waktu jalan-jalan ke mall sabtu kemarin. Alasannya?? Dia bilang pasti saya ga mau.. Huh! Mana bisa kita buat kesimpulan secepat itu.. bahkan tanpa bertanya sebelumnya ke saya. Eh kemudian teman-teman saya — di depan saya— ngomongin rencana jalan2 lagi besok-besok hari… PUN tanpa melibatkan saya dalam pembicaraan. Oke,. thats enough. I mean, what a big deal I have to care about??
Lalu.. saya kesaaaaaaaaalll… kali ini sangat. Karna tiba-tiba kak yogha ngasih tau saya setelah kuliah.. bahwa… paper topik 5 mikrobiologi pangan dikumpul hari ini. Jam 10. Teng! Wadooow.. padahal kami belum ngerjain sama sekali. Ini dadakan, sungguh-sungguh dadakan. Dan akhirnya, dengan stress tingkat tinggi.. saya segera chaow ke warnet, pergi meninggalkan rakor seminar kongiz… pergi meninggalkan cici yang ingin ngumpul untuk ngebicarain turun lapang besok…..
Saya stress. Banget. Saya tipe orang yang menyelesaikan tugas jauh sebelum deadline.. and full of preparation. Bukan kayak gini. Deadline sejam lagi, tanpa bahan pegangan di tangan. Krkkkkkk. Ya, meskipun akhirnya paper itu bisa selesai juga … bisa terkirim juga… Tapi, saya jadi ngerasa, betapa anehnya saya kalau lagi stress. Saya jadi mudah marah, mudah bingung… mudah tersinggung….. (PMS++++ lah). Lalu, di perjalanan pulang, meskipun semua-muanya udah kelar… sisa-sisa pusing di kepala masih ada. Sayanglah itu buku Brisingr di tas, yg saya bela2in bawa, eh malah ga kebaca..karna saya udah keburu pusing. Tapi di sisa pusing itu saya masih bisa mikir.. Ya Allah, betapa anehnya saya ketika saya sedang stress… saya cuma bisa ngerenungin kejadian2 tadi…
Saat stress, bukan berarti saya berhak marah-marah…. bukan berarti juga saya bisa menuntut orang untuk mengerti kondisi saya…. bukan berarti juga saya berhak untuk meng-cancel semua urusan…. bukan berarti juga saya bisa menentukan semuanya sesuai dengan kemauan saya… ………..Siapa saya?
Saya sepertinya harus banyak belajar untuk bisa mengendalikan stress saya…. untuk bisa….. membuat stress itu supaya lebih berdampak positif ke perilaku saya. Hum… dan setelah stress tingkat tinggi itu…. saya jadi laper banget.
ngomong-ng0m0ng… ini belum waktunya saya PMS.
Well, have a great day!
Posted by: cindellinastory on: November 1, 2009
Saya baru sadar.. kalo lama-lama, postingan saya jadi makin kayak diary aja… hwahaha.. memindahkan diary ke blog? is it a good or bad idea?
Gapapa deh.. jadi postingan saya kali ini juga akan bercerita tentang apa yang baru saja saya rasakan. Nahhh… ini sih sebenernya ga penting pasti buat Anda, berhubung saya bukan siapa-siapa.. I’m just nobody… and nobody is perfect… so.. I’m perfect, huh? huhuhu… ayooo segera stop saja sampai di sini. Postingan ini tidak menarik. saya bukan artis.. bukan presiden.. bukan orang terkenal.. sungguh bukan siapa2.. hanya perempuan muda yang memilih bercerita di blog ini.
Udah kan ga ada yang baca?
sip, go on, del…..
Begini, hari ini saya ngumpulin dua karya foto saya yang mau saya ikutin ke lomba fotografi-nya INDEX 2009.. yg temanya “harmony in ecology”. Iya, saya mutusin untuk coba-coba ajaaa.. yaaaa berharap menang sih.. (hadiahnya gede boo.. sejuta utk juara 1). Well, tapi beneran saya masih amatiiiirrr sangaaaaatttttt…. this one is definitely me. Saya itu juga foto2nya asal jepret aja.. hanya mengandalkan intuisi..
So, this time is quite different .. kali ini, rasanya saat ngumpulin tuh foto ke panitianya.. kayak dag dig dug… dengan berbagai macam seliweran di kepala.. apakah gw udah benar-benar gilaaa… benar-benar ga tau malunyaaa.. hahaha.. gak bisa foto gini berani2nya ikut lomba??? hahahaha.. iya, jadi kayak semacem.. saya sungguh-sungguhkaaahhh?? Tapi tentu jawabannya iya, tapi juga nggak. Iya saya serius nih mau ikutan lomba, tapi hanya sebatas memeriahkan saja (mulia sekali bukan niat saya?).. yang artinya yaa main-main ajaa.. daripada foto2nya berdiam menyepi di dalem laptop saya kan.. siapa tauuuu… siapa tauuuu.. (amin amin amin) itu foto ternyata ada yang seenggaknya dibilang “yaa..lumayan nih yg ini” meskipun dilewat gitu aja abis itu.. atau ada yg ternyata unpredictably… bilang (mudah2an sih jurinya) ..”waaahh saya suka banget nih sama foto ini. ajib!” … nah kan, lama-lama ngayal yg bukan-bukan..
Beberapa hari sebelumnya, saking bingungnya saya mana foto yg mau saya ikutin.. saya sampe rela tuh ngabisin 75 ribu buat nyetak 6 foto… ukuran 10R. Ummm.. saya emang suka teu puguh gini kalo soal spending money, menurun dari papa saya..(hiii nyalahin genetik..). Eh iya sempet ragu.. worth it-kah? tapi saya membela diri saya dengan keputusan itu.. Gapapa, delin.. INVESTTT!!! ya, invest. Yang diikutin kan emang maksimal dua foto.. nah empat foto lainnya dsimpen aja, pajang di kamar.. siapa tauu kalo ada lomba foto lain bisa diikutin yg empat itu.. hehe. Kalo ga ya.. buat koleksi pribadi aja, toh emang pada dasarnya saya suka sama keenam foto itu.
Trus. setelah hasil cetaknya keluar.. saya bingung juga mau ngambil dua foto yang mana.. Untunglah saya punya keluarga. Jadi saya nanya wendy, kakak saya yang dulu waktu kuliah dia sempet dapet mata kuliah tentang fotografi.. Dikasih tau lah saya ini, itu.. tentang pembagian area foto.. dibagi tiga.. bla bla bla… Saya nyesel kenapa ga konsultasi dari dulu aja.. Skip it. Then, I went to my mom… mama saya milih dua foto yg dia anggap terbagus.. Kalau kakak saya cuma milih satu foto sih… yang lainnya, sepertinya tidak cukup bagus di mata sang master.
Ulalaaa.. dua foto itu.. dengan bismillah.. saya kirimkan. Pusing juga waktu harus nulis tentang deskripsi fotonya. Tapi alhamdulillah, itu udah selesai pusing2nya… semua. BERES.
Oya, nanti kapan2 saya tampilin deh di blog ini itu dua foto saya yang biasa2 aja tapi dipede-pedein diikutin lomba foto. hehe.. tapi nanti yaaa… kalo pengumumannya udah keluar. Tanggal 27 november. oh god, itu masih lama ya ternyata…..